Jangan berhenti karena pujian atau makian / Channel Fiersa Besari

Kalau pengen bisa menulis seperti Fiersa Besari, gampang itu. Fiersa Besari membagikan tip menulisnya dengan suka rela. Simak saja.

Penulis buku Garis Waktu dan Catatan Juang itu membagikan 12 tip menulis. Menurut saya, tipnya keren, kita bisa belajar bagaimana agar konsentrasi kita ketika menulis tidak hilang. Sesuatu yang tentu saja diinginkan penulis. Silakan

Pertama, “Siapkan note dan pulpen atau bisa diganti dengan note yang ada di ponsel,” itu pesan pertama yang disampaikan Fiersa.

Menurut Fiersa, ide untuk menulis itu spontan, bisa didapatkan di mana pun, bisa dari pengalaman kita sendiri atau pengalaman orang lain. Yang sering kita lakukan kita merasa selalu akan ingat dengan ide liar yang kita keluarkan. Padahal baru lima menit berlalu saja kita sudah lupa. Karena itu jangan lupa selalu membawa catatan.

Kedua, sebelum menulis naskah pastikan alasan, konflik, dan penyelesaian cerita dengan matang (agar pembaca terikat)

Bagian terpenting dari sebuah cerita, menurut Fiersa, adalah alasan yang kuat, konflik yang kuat, dan penyelesaian yang kuat. Tanpa itu pembaca tidak terikat dengan cerita kita.

Ketiga, Jangan lupa riset (agar tokoh terasa nyata)

Itu perlu dilakukan agar tokoh terasa sebagai tempelan atau hiasan semata. Kalau ingin menampilkan tokoh yang suka kopi, perdalaman soal kopi. Kalau tidak bisa dilakukan secara langsung, bisa juga dengan googling.

Keempat, Saat menulis naskah matikan ponsel (berhenti chatting)

Ponsel itu mengganggu banget. Bayangkan saja ketika asyik menulis naskah tiba-tiba gebetan bertanya, “lagi apa?”. “Aduh buyar semua ide,” kata Fiersa.

Kelima, saat menulis naskah cari ruangan sunyi (atau pakai earphone)

Fungsi adalah agar tidak mendengar suara lain yang bisa menggangu konsentrasi menulis.

Keenam, saat menulis naskah, jangan memikirkan apa yang bagus dan apa yang buruk secara berlebihan

Ketika asyik menulis jangan coba-coba berhenti menulis sejenak dan berpikir, kayaknya ganti cerita aja deh. Padahal, bisa saja bagian yang kita tulis itu bisa menjadi jembatan untuk menulis bab berikutnya.

Ketujuh, saat menulis naskah berhentilah menjadi editor untuk diri sendiri

Jangan sampai baru satu halaman ngedit lagi, dua halaman ngedit lagi. “Capek kita karena melakukan dua pekerjaan sekaligus,” ujar Fiersa.

Kedelapan, saat terkena writer’s block tutup sejenak laptopmu ( dan beristirahat)

Pergi keluar dari tempatmu menulis jangan memikirkan apa pun perihal menulis. Fiersa menyarankan, nikmati saja suasana, bisa menikmati kopi, menikmati senja, hujan, melakukan yoga. Karena writer’s block itu indikasi otak kita kecapekan karena disuruh berpikir terus-menerus.

Kesembilan, ketika naskah sudah beres baca ulang dari awal (jangan malas)

Di sinilah kita bisa memulai proses editing. Carilah saltik atau salah ketik, cari juga diksi yang sekiranya mengganggu , cari juga plot yang dirasa mengganggu atau masih bisa dipatahkan orang lain.

Kesepuluh, tutup naskahmu untuk proses pengendapan

Proses pengendapan ini bisa berlangsung tiga bulan atau bertahun-tahun, tapi tiap oranng berbeda-beda proses pengendapannya, malah ada yang hanya butuh waktu seminggu. Setelah proses pengendapan kita akan menemukan yang unik, janggal atau lebih menarik bila ditiadakan. Itu karena kita membaca dengan pemikiran yang lebih fresh.

Kesebelas, jangan malu untuk membacakan nasakah pada orang lain (setidaknya pada kawan-kawan sendiri)

Kita membacakan naskah dengan suara keras. Karena dengan suara keras dan berintonasi membuat kita sadar mana dialog dan monolog yang terasa aneh, mana adegan yang masih terasa rancu.

Kedua belas, jangan ragu untuk mengirimkan naskah pada penerbit (atau bagikan di media sosial)

Naskah kita pasti akan dibaca orang. Kalau banyak yang suka, jangan berhenti belajar karena pujian. Kalau banyak yang tidak suka, jangan berhenti karena makian

Demikian yang disampaikan Fiersa Besari di channel youtube-nya. Video itu bertajuk “Yang Perlu Dilakukan Ketika Menulis Naskah”. Memang bukan video baru namun isinya boleh juga kita ikuti. Video ini telah ditonton 230.409 kali sejak April 2018. Langkah-langkah yang disampaikan Fiersa sederhana dan bisa kita ikuti. Semoga saja kita bisa seperti Fiersa. Amin.

Baca juga:

12 Tip Menulis ala Fiersa Besari
Tagged on:                     

5 thoughts on “12 Tip Menulis ala Fiersa Besari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Hello, selamat datang ..!
Silakan konsultasi dengan saya.