Terkadang kita sudah bikin joke setengah mati, ternyata yang mendengar senyum pun tidak, apalagi tertawa. Bikin joke pantun saja.

Yang membuat sebuah joke menjadi sangat berharga adalah kesegarannya. Seperti sebuah roti, tentu lebih enak roti yang fresh from the oven ketimbang roti lama yang dihangatkan. Karena itulah, seorang komedian atau pelontar joke dituntut selalu melontarkan joke-joke baru. Pengulangan joke hanya akan membuat celaka diri sendiri.

Seandainya pun kita tidak bisa membuat joke baru, joke lama bisa kita rekondisi. Tapi, tetap saja harus hati-hati. Pasalnya, kemampuan sebuah joke meledakkan tawa sangat tergantung pada kesegaran joke itu—kendati juga ada faktor bagaimana si pelontar joke itu membawakannya.

Mari kita ambil sebuah joke pantun yang sudah sangat terkenal seperti:

(1a) Jaka Sembung megang kebo
Enggak nyambung bo

Joke seperti ini mungkin saja masih punya tenaga untuk membuat seorang tersenyum, tapi jadi amat membosankan bila joke lawas model begini dipakai untuk memancing tawa. Jadi, mari sedikit kita ubah. Kalau kita membuat pantun dengan kata Jaka Sembung sudah langsung terasosiasi dengan kata nyambung. Tapi, coba kita bikin seperti ini.

(1b) Jaka Sembung megang kebo
Ntar melembung bo

(1c) Jaka Sembung megang kebo
Ntar kembung bo

(1d) Jaka Sembung megang kebo
Ah, kamu memang bego

Atau, mari kita bikin yang baru seperti:

(2) Cewek bohai makan sekoteng
Hai, gue udah dateng

(3) Sakit mata dikasih cuka
Orang pelit masuk neraka

Tapi, biar lebih aman kalau kita bisa membikin joke sendiri. Yang harus dipahami, sebuah joke tidak harus pantun. Soalnya, bagi saya sendiri, pantun merupakan jalan terakhir, ketika saya tidak menemukan joke yang tepat dalam suatu adegan. Itu yang kerjakan dahulu ketika ketika menjadi penulis skrip dalam Ngelenong Nyok di Trans TV. Tapi, kemudian pantun menjadi sesuatu yang wajib ada dalam setiap skrip Ngelenong Nyok. Kata produser, pemirsa sangat menyukai pantun joke.

Kesegaran sebuah joke dalam pentas komedi, menurut catatan saya dalam Sukses Melawak: Cara Jitu Mempersiapkan Kreatif Komedi hingga Performance (2011:11), amat bergantung pada spontanitas dari pembawa joke itu sendiri. Namun, semua itu bisa dikondisikan oleh sebuah joke yang telah mempertimbangkan seluruh unsur yang dapat memancing tawa. Salam.

Baca juga:

Bikin Joke sih Gampang, yang Susah Bikin Orang Tertawa
Tagged on:                     
Open chat
Hello, selamat datang ..!
Silakan konsultasi dengan saya.