Pandemi korona tidak juga menyingkir. Tapi, kita haruslah tetap tegak berdiri. Hidup terus berlangsung ada korona atau tidak ada korona. Karena itu, kita butuh pedoman agar bisa tegak berdiri di tengah pandemi ini. Inilah buku yang bisa bikin kita tetap kuat di tengah wabah.

Pandemi korona memang telah banyak memakan korban. Selain korban jiwa, korban pemutusan hubungan kerja juga memukul sebagian pekerja. Ekonomi yang melambat akibat pandemi membuat banyak perusahaan melakukan efisiensi yang sangat ekstrem. Untuk perusahaan yang tidak kuat, terpaksa menutup perusahaannya.

Bagaimana nasib para PHK-wan? Ya, buatlah usaha. Sejatinya banyak tip-tip membuat usaha yang tersebar d dunia maya. Tapi, tidak jarang juga tip-tip tersebut menyesatkan. Yang tepercaya tentu saja belajar dari buku.

Korona tidak ngaruh di buku ini

Saya kebetulan mengunjungi sebuah toko buku online. Ada beberapa buku yang saya rasa bisa membuat kita bangkit.

Berusahalah mulai dari hobi atau passion. Jika penghasilan kita turun atau malah kehilangan pekerjaan, tidak perlu susah untuk membuat usaha. Mulailah dari hal yang sering kita kerjakan. Passion membuat peluang kesuksesan dalam berusahaan lebih besar.

buku-yang-tegak-01
Buku Passion to Profit

Adalah Rhonda Abrams dan Alice LaPlante yang menunjukkan bagaimana cara mengelola minat atau passion Anda agar menghasilkan uang. Bukankah bekerja atau berusaha dengan mengerjakan apa yang kita senangi lebih menambah semangat.

Orang yang memiliki passion akan terus menekuni usahanya dengan baik meskipun banyak hambatan. Namun, orang yang hanya berorientasi pada duit atau keuntungan, pasti akan meninggalkan usaha yang hanya menghasilkan sedikit laba.

“Kami menunjukkan pada Anda bagaimana melakukan apa yang Anda sukai sembari menghasilkan uang!” kata Abrams dan LaPlante dalam buku Passion to Profits. Buku yang diterbitkan oleh Azkia Publisher ini akan membuat kita tetap tangguh di masa pandemi korona.

Orang cepat bergonta-ganti usaha tingkat keberhasilan lebih rendah dibandingkan dengan orang bertahan dengan usaha yang memang dia sukai. Yang membuat semua itu adalah passion.

Jika tidak tahu bagaimana melakukan apa disukai sembari menghasilkan uang, tanyalah pada Rhonda Abrams dan Alice LaPlante. Wah, buku yang perlu dibaca oleh orang yang memiliki passion yang kuat dalam bidang tertentu.

buku-yang-bikin-tegak-02
Buku 99 Bisnis bagi Pensiunan

Indah Ratnaningsih menulis buku 99 Bisnis bagi Pensiunan. Tentu amat cocok dengan situasi kita saat ini. Sekarang banyak karyawan yang terpaksa pensiun, entah namanya pensiunan dini, PHK, atau putus kontrak.

Kondisi saat ini tentu membingungkan bagi mereka. Sudah kehilangan pekerjaan, mencari pekerjaan lain pun tidak mudah. Maklum, banyak perusahaan yang gulung tikar.

Usaha yang bisa dilakukan untuk para pensiunan, baik pensiun dini atau PHK, di antaranya gorengan kriuk-kriuk, travel agent, bengkel motor, waralaba, dan antar-jemput sekolah. Pokoknya, ada 99 usaha yang dipaparkan dalam buku ini.

Biar usaha yang dijalankan tidak mudah bangkrut, Indah Ratnaningsih menyertakan tip dan trik sukses berbisnis. Tidak lupa ada juga pengalaman dari pebisnis yang mulai berusaha ketika pensiun. Kita bisa belajar dari pengalaman mereka.

Selain itu, ada info penting lain yang akan menuntun Anda untuk memulai usaha. Mulai dari prospek bisnis, langkah memulainya, pemasaran dan promosi, hingga analisis usahanya.

Yang tak penting adalah kisah sukses para pebisnis selama pensiun yang dapat memberi inspirasi Anda. Ini merupakan mutiara dari kehidupan. Kisah sukses yang bisa berbeda-beda jalannya akan memberi kita motivasi untuk terus berusaha.

Biar korona, mahasiswa bisa berusaha

buku-yang-tegak-02
Buku Cari Duit dari Freelance

Bagi mahasiswa atau para PHK-wan yang ingin mencari pekerjaan tapi tidak mau terikat bisa baca buku ini. Pasalnya, buku yang ditulis Rahmansyah Dermawan ini akan membantu untuk mendapatkan informasi mengenai seluk–beluk pekerjaan freelance.

Tapi, bukan hanya itu. Buku  ini juga memaparkan bagaimana mendapatkan pekerjaan freelance sesuai dengan bidang yang Anda sukai . Juga bagaimana membuat CV dan portofolio yang menjual.  Dalam  buku yang bertajuk Cari Duit dari Freelance   ditunjukkan  ada  36 ragam pekerjaan freelance yang dapat Anda geluti.

Rahmadsyah memberi contoh pekerjaan freelance yang bisa harus dilakukan. Pekerjaan freelance itu seperti dubber, penulis, data entry, jasa pengetikan, dan guru privat. Ada banyak lagi pekerjaan freelance yang bisa dilakukan para PHK-wan.

Dalam buku yang apik ini juga disertakan bagaimana cara mendapatkan pekerjaan freelance atau paruh waktu. Jadi, tidak rugi untuk membaca buku ini sampai habis.

Satu lagi buku yang memiliki manfaat besar untuk mahasiswa. Dalam buku Kuliah Kelar Bisnis Lancar Juwita dan Rudi memaparkan rahasia sukses berusaha meskipun masih kuliah.

buku yang tegak 04
Buku Kuliah Kelar Bisnis Lancar

Juwita dan Rudi memaparkan bahwa alasan tidak punya modal dan waktu untuk berusaha adalah alasan yang kuno. Kata mereka berdua, banyak orang sukses yang memulai usaha sejak di bangku kuliah.

Lagi pula, jangan mengartikan modal dengan duit atau uang. Ayam hanya bermodal ceker dan paruh saja bisa hidup dengan mencari makan sendiri.

Malu dong sama si kukuruyuk, soalnya modal kita lebih banyak. Bukan hanya tangan dan kaki, kita juga memiliki kemampuan berpikir. Sesuatu yang tidak dimiliki si kukuruyuk tadi.  Yang penting dalam berbisnis adalah ide dan aksi.  Aksikan ide yang muncul dalam kepala, pasti sukses. Caranya? Baca buku ini.

Begitulah buku yang sempat saya baca di toko buku online itu. Semoga buku-buku itu bisa membuat kita tetap bisa tegak di tengah pandemi korona. Salam.

Baca juga:

4 Buku yang Membuat Tegak di Tengah Pandemi Korona
Tagged on:             

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Hello, selamat datang ..!
Silakan konsultasi dengan saya.