cinta sejati

Kalau cinta, kita pasti mendukung apapun yang dilakukan pasangan kita. Dia senang membaca buku, kita antar ke toko buku. Dia senang makan rujak kita antar ke tukang rujak. Kalau perlu, kita membuat rujak bersama. Indah bukan.

Cinta sejati, itulah hakikat paragraf. Bagaimana ceritanya, cinta-cintaan tiba-tiba bertemu paragraf. Bro, saya perlu bercerita ini. Masalahnya banyak orang yang begitu semangat membuat kalimat pertama untuk paragrafnya lalu tiba-tiba berhenti, tidak tahu apa yang akan ditulis untuk kalimat keduanya. Itu namanya writer block.

Kalau macet begini, kita kembali ke pernyataan awal. Kalau cinta seajti, kita akan selalu mendukung apa pun yang dilakukan pasangan kita. Ya, lakukan itu, karena kalimat pertama itu pasangan kita. Contohnya saya buat dalam dialog.

-Rujak Mpok Mira enak banget
+Bumbunya legit. Kacangnya banyak
-Pedasnya pas, enggak bikin sakit perut.
+Buahnya komplet, dari nanas sampai anggur.
-Porsinya besar.

Kita salin dalam bentuk paragraf.

Rujak Mpok Mira enak banget. Bumbunya legit karena kacangnya banyak. Buahnya komplet dari nanas sampai anggur. Sudah begitu pedasnya pas, enggak bikin sakit perut. Yang paling penting, porsinya besar.

Nah, terbukti, kalimat pertama (pasangan kita) didukung oleh cinta sejatinya dengan kalimat kedua dan seterusnya untuk menjelaskan bagaimana enaknya rujak Mpok Mira. Itulah yang membuat paragraf ini menjadi komplet.

Cinta sejati
cinta sejati1

Kalau kalimat pertama menyatakan korona membuat jalan-jalan di Jakarta lengang. Artinya kita harus mendukung pasangan kita itu (kalimat pertama) dengan kalimat yang mendukung kelengangan Jakarta. Misalnya dengan memberi contoh jalan-jalan yang tadinya ramai sekarang yang lewat satu atau dua kendaraan.

Meskipun banyak jenis paragraf, cara penulisan paragraf tetaplah sama. Semua kalimat dalam paragraf harus saling mendukung. Yang membedakan hanya konten atau isi dari kalimat tersebut. Artinya, kalau kita sudah menguasai bagaimana cara membuat paragraf, mau menulis paragraf apa pun tidak masalah.

Yang paling menonjol dan menjadi ciri paragraf adalah adanya alinea. Apa itu alinea? Bagian dari tulisan yang menjorok ke dalam (lengkapnya silakan lihat KBBI). Bila dalam suatu bacaan kita melihat ada yang menjorok ke dalam, itu sudah bisa dipastikan paragraf. Namun, dalam tulisan yang menggunakan block style, paragraf dibuat dalam blok per blok.

cinta sejati2

Namun, memakai model apa pun, mau block style atau alinea, semua paragraf itu saling mendukung. Antarparagraf saling mendukung untuk membentuk sebuah wacana. Kalau ada paragraf yang tidak mendukung, bisa disunting atau dibuang saja. Jadi, kalimat saling mendukung untuk membentuk paragraf; paragraf saling mendukung untuk membuat sebuah wacana menjadi berkualitas.

Sudah jelas ya apa yang dimaksud paragraf. Jika kita saling mendukung, itu namanya cinta sejati. Paragraf itu merupakan satu kesatuan, antarkalimatnya yang saling mendukung. Sekali lagi, kalau cinta sejati ya saling mendukung, tidak sedikit pun ingin menyelingkuhi. Yang namanya paragraf, ya, begitu. Salam.

Baca juga:

Cinta Sejati itu Bernama Paragraf
Tagged on:                     

8 thoughts on “Cinta Sejati itu Bernama Paragraf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Hello, selamat datang ..!
Silakan konsultasi dengan saya.