Graham Greene / History.com

Graham Greene, lengkapnya Henry Graham Greene, adalah penulis Inggris kelahiran 1904. Novelnya yang masyhur adalah The End of The Affair. Novel ini pertama kali pertama kali diterbitkan pada 1951 di Inggris.

Novel ini bercerita perihal perselingkuhan di Inggris selama Perang Dunia II. Dalam novelnya Greene memang banyak mengeksplorasi tema cinta dan benci, kesetiaan dan kehadiran ilahi dalam kehidupan manusia.

Graham Greene lahir di Berkhamsted, Hertfordshire, Inggris, pada 2 Oktober 1904. Sebagai anak yang introvert dan sensitif, Greene mengalami tahun-tahun awal yang sulit. Ayahnya yang kepala sekolah Berkhamsted School mendidik dengan keras, dan dia tumbuh menjadi pengganggu asrama sekolah.

Pada usia 16 tahun, setelah melarikan diri dari sekolah, Greene dikirim ke London untuk menjalani terapi dari seorang psikoanalisis. Dia menderita depresi. Di London, Greene menjadi rajin membaca dan menulis. Di sana dia bertemu Ezra Pound dan Gertrude Stein, yang menjadi mentor sastra seumur hidup baginya.

Pengaruh lainnya adalah Henry James, Joseph Conrad, dan Ford Madox Ford. Setelah lulus dari sekolah menengah pada tahun 1922, Greene kuliah di Balliol College di Universitas Oxford, dan menerima gelar dalam bidang sejarah pada 1925. Setelah itu dia sempat bekerja sebagai reporter di The London Times

Selama berkuliah, menurut catatan Britannica.com, Greene tertarik pada politik, terutama sosialisme Marxis (tetapi bukan komunisme). Ketertarikan ini terkadang menciptakan ketegangan dalam persahabatan Greene dengan penulis konservatif Evelyn Waugh, meskipun keduanya tetap berteman selama bertahun-tahun.i

Pada 1926, Greene memeluk agama Katolik mengikuti tunangannya, Vivien Dayrell Browning. Pasangan itu akhirnya memiliki dua anak. Selama Perang Dunia II, Greene melakukan pekerjaan intelijen untuk pemerintah Inggris di Afrika Barat. Pengalamannya di rumah dan di luar negeri menginspirasi karya-karya seperti The Heart of the Matter (1948).

Novel Katolik

Reputasi sastranya terutama bersandar pada apa yang disebut novel-novel Katoliknya, seperti Brighton Rock (1938), The Power and the Glory (1940), The Heart of the Matter (1948), dan The End of the Affair (1951); dan novel-novel politik era Perang Dingin, yang meliputi The Quiet American (1955) dan The Comedians (1966).

Greene dianggap sebagai salah satu penulis Inggris yang paling penting dari abad kedua puluh. Karyanya populer di kalangan kritikus dan pembaca, dan telah diterjemahkan ke dalam dua puluh tujuh bahasa dan telah terjual lebih dari dua puluh juta kopi.

Selain novel yang penuh dengan mata-mata, penjahat, dan karakter warna-warni lainnya, Greene menulis cerita pendek, esai, skenario, otobiografi, dan kritik. Perjalanan kepenulisan Grenee berlangsung sejak 1925 hingga 1991. Sejarah depresi yang dialami dan penghayatan terhadap agamanya (Katolik) sangat berpengaruh pada karyanya. Dia meninggal di Swis, Vevey, pada 3 April 1991, karena penyakit darah.

Baca juga:

Graham Greene: Depresi dan Katolik
Tagged on:                 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Hello, selamat datang ..!
Silakan konsultasi dengan saya.