Inilah 5 Saran Terbaik JK Rowling bagi Penulis
Inilah 5 Saran Terbaik JK Rowling bagi Penulis
TEMAN saya berkunjung dengan mendadak. Saya agak terkejut . Ada apa gerangan. Dengan cengengesan teman saya itu bilang bahwa dia butuh nasihat agar tetap di jalur menulis. Ah, saya kira ada sesuatu yang sangat gawat. Saya mengajaknya duduk. Saya mengatakan kepada dia, kalau membutuhkan nasihat, mintalah nasihat dari orang yang mumpuni dalam bidang penulisan. Mintalah pada penulis JK Rowling.

Kenal dong dengan J.K. Rowling, jika tidak, tahu dong Harry Potter. Ya, betul J.K. Rowling adalah penulis untuk buku serial paling masyhur di dunia. Dia adalah penulis pertama yang menjadi miliarder karena tulisannya. Rowling merupakan penulis terlaris dekade ini, antara tahun 2000 dan 2010. Selain sebagai buku, Harry Potter juga dibuat dalam bentuk film, taman hiburan, barang dagangan, dan skenario. Di luar Potter, Rowling dikenal karena fiksi detektifnya: The Casual Vacancy dan seri Cormoran Strike.

Sebagai penulis paling terkenal dan sukses dalam dua puluh tahun terakhir, banyak pelajaran berharga yang bisa didapat dari Rowling bagi para penulis pemula. Ada lima saran terbaik JK Rowling yang dipetik para penulis:

  • Pikirkan menulis sebagai pekerjaan

Banyak di antara kita yang menganggap menulis sebagai hobi yang dilakukan di waktu luang. Tidak, kata Rowling. Kita tidak bisa menunggu datangnya inspirasi untuk menulis. Penulis Tchaikovsky mengatakan, ”Inspirasi adalah tamu yang tidak mau mengunjungi pemalas” Atau, Neil Gaiman bilang, “Kata-kata itu tidak akan menunggu Anda, apakah Anda sedang terinspirasi atau tidak.“

Kita harus menulis secara konsisten dan disiplin di mana pun, bahkan di waktu-waktu yang bagi orang lain tidak mungkin. Tahu tidak, Rowling membuat karakter dalam Harry Potter ketika berada di pesawat. “Kadang-kadang Anda harus menyelesaikan tulisan di saat-saat senggang di sana-sini,” katanya.

  • Selesaikan apa yang Anda mulai

Memulai proyek penulisan itu mudah; menyelesaikannya yang membutuhkan usaha. Rowling baru-baru ini mencuit di Twitter untuk mengungkapkan pentingnya menyelesaikan pekerjaan yang Anda mulai. Seorang penulis yang benar-benar menyelesaikan cerita pertamanya tahu bahwa mereka dapat menyelesaikan sesuatu lagi. Disiplin adalah sesuatu yang harus dijunjung tinggi penulis.

“Menulis seperti mempelajari instrumen, memukul kunci yang salah adalah bagian dari proses,” kata Rowling

  • Rencanakan, rencanakan, rencanakan

Perencanaan adalah sesuatu tampaknya sesuatu yang tidak bisa disukai penulis. Namun, Rowling merencanakan bahkan sebelum dia menulis tujuh buku Harry Potter dan Batu Bertuah. Karakter Harry Potter dipikirkan sebelumnya hingga bisa menjadi karakter yang cukup lembut dan mengagumkan.

Kendati begitu, perencanaan tidak berakhir di sana. Harus terus diperhatikan perkembangan plot , jangan sampai tulisannya menjadi sia-sia. Rowling pernah ketika plot yang disusunnya hanya untuk beberapa buku harus menjadi tujuh buku. Alhasil, dia harus menulis ulang semuanya. Belajarlah dari kesalahannya! Dan jangan takut.

  • Rancang ulang dan tulis ulang

Jika Anda telah merencanakan semuanya hingga ke detail terkecil dan tetap meninjau ulang dan merencanakan perkembangannya dalam pikiran saat menulis, kemungkinan Anda tidak akan mencapai kesempurnaan pada draf pertama. Beberapa penulis sangat menjaga pekerjaan mereka sehingga kembali merancang ulang dan menulis ulang cerita. Ini jelas membosankan dan memuakkan. Namun, Rowling menganggap menulis ulang adalah bagian penting dari penulisan. Rowling pernah menulis ulang bab satu Harry Potter dan Batu Bertuah sebanyak lima belas kali!

Poin plot besar dalam buku-buku Harry Potter diambil dan diubah. Karakter-karakter penting diubah seluruhnya (termasuk Weasley yang terlupakan, Mafalda, yang semula ditetapkan berada di Slytherin). Tentu saja, dibutuhkan pengetahuan dan naluri nyata untuk mengetahui karakter mana yang harus dijaga dan yang harus dibuang, alur cerita mana yang menjadi fokus dan yang harus diturunkan ke latar belakang.

Bagaimana cara menumbuhkan naluri seperti ini? Jawabannya bisa ditebak: “Banyak membaca. Banyak membaca sangat membantu. Baca apa pun yang bisa Anda dapatkan,” Rowling.

  • Berani

Ketakutan akan kegagalan adalah sesuatu yang membuat banyak calon penulis berhenti menulis. “Beberapa kegagalan dalam hidup tidak bisa dihindari. Tidak mungkin untuk hidup tanpa gagal, kecuali jika Anda hidup dengan sangat hati-hati sehingga Anda mungkin tidak hidup sama sekali,” ujar Rowling.

Apa yang disampaikan Rowling di sini terkait erat dengan komitmennya untuk menyelesaikan apa yang dia mulai, dan kembali ke penolakan perfeksionisme. Paling tidak yang bisa dilakukan oleh setiap penulis adalah setidaknya menuliskan beberapa ide dalam rencana yang longgar; pikirkan beberapa karakter, beberapa tema, beberapa topik yang ingin kita jelajahi. Pikirkan kisah yang perlu diceritakan.

Tidak tahu harus menulis apa? Rowling berujar, “Tulis apa yang Anda ketahui: minat, perasaan, kepercayaan, teman, keluarga, bahkan hewan peliharaan Anda sendiri akan menjadi bahan baku ketika Anda mulai menulis.”

Jadi, mulailah menulis dengan apa yang kita sukai. Lebih lanjut Rowling, sebagaimana ditulis Fred Johnson dalam Standout Books, mengatakan, “Apa yang Anda tulis menjadi diri Anda sendiri. Jadi pastikan Anda menyukai apa yang Anda tulis!”

Semangat menulis.

Baca juga:

Inilah 5 Saran Terbaik JK Rowling bagi Penulis
Tagged on:                     
Open chat
Hello, selamat datang ..!
Silakan konsultasi dengan saya.