Salah satu ciri kalimat yang kita tulis tidak baku adalah memakai konjungtor ganda. O, ya konjungtor biasa kita sebut juga kata hubung. Tentu kita tidak menginginkan itu. Coach menulis acap menyarankan untuk menghindari penggunaan konjungtor ganda dalam kalimat.

Mengapa kunjuntor ganda bisa membuat kalimat tidak baku? Mari kita lihat dulu apa yang dimaksud konjungtor. Kalau saya menulis aku dan kau, baik ibu maupun bapak dipersilakan masuk, dia tetap menulis walaupun sibuk, saya sudah menggunakan konjungtor. Jadi, konjungtor atau biasa disebut kata hubung memiliki fungsi menghubungkan antarkata, antarfrasa, antarkalimat, bahkan antarparagraf.

Yang menjadi persoalan adalah pemakaian konjungtor ganda. Namun, kita harus pahami lebih dulu, sebenarnya penggunaan konjungtor dalam kalimat juga untuk memisahkan antara anak kalimat dan induk kalimat. Contoh paling gampang, walaupun sakit keras, anak itu tetap bekerja; dia tetap ceria meskipun dibuli teman-temannya. Frasa atau klausa yang tertempeli konjungsi adalah anak kalimat.

Nah, apa jadinya bila kita menulis kalimat dengan konjungtor ganda atau dobel, kalimat kita belum lengkap, karena keduanya anak kalimat. Jadi, bukan berdua satu tujuan, melainkan jalan sendiri-sendiri. Konjungtor ganda yang kita kenal, antara lain: karena…maka, meskipun…tetapi, walaupun…namun, jika…maka.

Misalnya dalam kalimat berikut:

  • Karena kebijakan karantina wilayah, maka dia tidak dapat bertemu ibunya
  • Meskipun situasi darurat korona, tetapi mereka tetap berkumpul di kafe itu
  • Walaupun diimbau untuk tidak mudik, namun mereka tidak memedulikan
  • Jika dia berhasil menjadi gubernur, maka hidup kita akan makmur

Sudah jelas ya karena kebijakan karantina wilayah adalah anak kalimat, maka dia tidak dapat bertemu ibunya juga anak kalimat. Agar kalimat itu menjadi lengkap atau baku, harus dihilangkan salah satu konjungtornya. Kalimat di atas dapat diubah:

  • Karena kebijakan karantina wilayah, dia tidak dapat bertemu ibunya
  • Meskipun situasi darurat korona, mereka tetap berkumpul di kafe itu
  • Walaupun diimbau untuk tidak mudik, mereka tidak memedulikan
  • Jika dia berhasil menjadi gubernur, hidup kita akan makmur

Dengan menggunakan satu konjungtor dalam kalimat, kalimat kita juga menjadi lebih jelas. Selain itu, ini yang juga dianjurkan oleh para coach menulis, kalimat kita jadi lebih pendek. Silakan mencoba. Salam.

Baca juga:

Jangan Jalan Sendiri-Sendiri, Seperti Konjungtor Ganda Saja
Tagged on:                             

8 thoughts on “Jangan Jalan Sendiri-Sendiri, Seperti Konjungtor Ganda Saja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Hello, selamat datang ..!
Silakan konsultasi dengan saya.