Thomas Wolter from Pixabay

Joke bisa terdengar garing acap bukan karena yang membawakannya kurang piawai, melainkan karena si komedian kurang jeli melihat audiensnya. Jadi sesungguhnya, peribahasa di kandang macan mengaum, di kandang kambing mengembik sangat tepat untuk menggambar bagaimana seharusnya komedian dengan audiensnya.

Perbedaan tingkat pendidikan Tingkat pendidikan pun sangat mempengaruhi penerimaan seseorang akan informasi joke yang disampaikan. Karena pendidikan juga mempengaruhi wawasan orang tersebut.

Penerimaan joke dengan baik banyak dipengaruhi oleh pendidikan dan pekerjaan. Yang semuanya merupakan akumulasi dari pengalaman dan wawasan.

Pada tingkat pendidikan tertentu, kita bisa menduga pekerjaan macam apa yang disandang. Dengan begitu, kita pun bisa menduga konflik pekerjaan macam apa yang dihadapinya. Kesulitan atau langkah apa yang dilakukan dalam menyiasati hidup yang makin berat. Apa yang dilakukan untuk mengisi waktu luang, apa hobinya.

Bagaimana hubungannya dengan masyarakat sekitar, bagaimana hubungan dengan keluarganya, bagaimana hubungan dengan istrinya.

Selain itu, tingkat pendidikan juga menunjukkan media atau koran jenis apa yang dibacanya, kita juga bisa menduga radio atau program teve apa yang digemarinya. Film atau sinetron jenis apa yang disenangi, atau mungkin tidak malah tidak punya waktu untuk menonton sama sekali. Barangkali joke berikut bisa menggambarkan tingkat pendidikan audiens kita seperti apa.

Investor 1 : Repot banget nih, harga saham menukik.
Investor 2: Makanya aku sedang menunggu tukang goreng.
Investor 1: Biar harga saham naik?
Investor 2: Bukan. Buat beli tempe goreng.

Joke sejenis ini sangat spesifik. Mungkin hanya bisa menggelitik para investor di pasar modal, yang tingkat pendidikannya tinggi dan berkeahlian khusus. Dalam pasar modal ada istilah saham gorengan, yaitu saham yang harganya naik oleh rumor yang diembuskan. Tentu saja joke seperti ini jangan dilontarkan ke audiens umum—karena terlalu spesifik tadi—apalagi audiens kelas bawah.

Pengetahuan perihal tingkat pendidikan audiens kita sangat membantu kesuksesan kita dalam melawak baik off line maupun di layar teve. Mengenai data audiens kita, setiap stasiun teve pasti mempunyai laporan perihal audiens yang menonton tayangan komedinya. Dari situ bisa didesain model joke dan lawakan berikutnya guna menaklukkan audiens kita itu. Salam.

Baca juga:

Joke Garing, Belum Tentu Tidak Piawai
Tagged on:                     

7 thoughts on “Joke Garing, Belum Tentu Tidak Piawai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Hello, selamat datang ..!
Silakan konsultasi dengan saya.