Photo by Tuấn Kiệt Jr. from Pexels

Setiap orang pasti mempunyai karakter yang berbeda-beda. Ada yang pemarah, ada yang pendiam, ada yang sabar, ada yang berwibawa, ada berjiwa kepemimpinan. Karena itu, orang yang pemerah sebaiknya ditemani orang yang sabar, agar kemarahannya tidak gampang meletup ketika menghadapi suatu masalah. selain itu, teman juga berfungsi untuk memperkuat karakter.

Begitu juga kata. Mereka memiliki karakter masing-masing, yang berbeda satu sama lain. Nah, perbedaan ini yang memperjelas maksud kalimat. Seperti kita ketahui kalimat adalah rangkaian kata yang bekerja sama untuk menyampaikan ide atau informasi. Nah, kerja sama ini berkait dengan ketaatasasan penempatan kata sesuai dengan perilakunya.

Kita lihat contoh berikut:

  • Kerusuhan sangat membuat orang Tionghoa ketakutan.
  • Mereka marah sebelumnya gubernur datang.

Informasi yang ingin disampaikan kedua kalimat di atas agak tersendat. Ini jelas mengganggu kelancaran pembaca dalam memahaminya. Tentunya bukan ini yang diharapkan penulis. Pada kalimat tersebut terdapat kesalahan penempatan kata sangat. Kata ini harus berurutan dengan kata sifat. Karena sangat memang berfungsi untuk menjelaskan kata sifat.

Adapun pada kalimat berikutnya terdapat kesalahan pada kata sebelum. Kata ini seharusnya tidak dilekati akhiran –nya karena sudah ada frasa gubernur datang sebagai objek. Bukankah –nya merupakan kata ganti persona. Jadi, kalimat di atas seharusnya:

  • Kerusuhan membuat orang Tionghoa sangat ketakutan.
  • Mereka marah sebelum gubernur datang.

Bahasa Indonesia memang sangat ditentukan oleh urutan kata sesuai dengan fungsi dan perilaku kata tersebut. Itu sangat berkait dengan jenis atau kelas kata. Dalam bahasa Indonesia ada tiga kelas kata pokok, yaitu: kata benda (nomina), kata kerja (verba), dan kata sifat (adjektiva). Kata lainnya, seperti kata depan dan kata hubung, hanya bertugas untuk menjelaskan ketiga kelas kata tersebut.

Kata kerja berfungsi untuk menyatakan perbuatan atau apa yang dilakukan oleh kata benda; kata benda menunjukkan nama benda atau sesuatu; dan kata sifat berfungsi untuk menjelaskan kata benda. Kita lihat contoh berikut:

  • Agus mengobati pasiennya.
  • Orang itu sangat marah

Kata kerja mengobati pada kalimat contoh di atas menunjukkan apa yang diperbuat Agus terhadap pasiennya. Agus dan pasiennya adalah kata benda. Pada kalimat berikutnya kata benda orang itu dijelaskan atau digambarkan kondisinya dengan kata sifat marah. Adapun kata sangat merupakan jodoh dekat kata sifat. Artinya, cuma kata sifat yang dapat dilekati kata ini bersama kata agak dan lebih.

Jadi, masing-masing kata memiliki karakter masing-masing yang juga sudah memiliki pasangan. Sangat, agak, lebih berpasangan dengan kata sifat. Akan halnya kata kerja bisa berpasangan dengan tidak dan belum. begitu Bro.

Baca juga:

Makin Menonjol Karakternya dengan Pasangan yang Tepat
Tagged on:                     

7 thoughts on “Makin Menonjol Karakternya dengan Pasangan yang Tepat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Hello, selamat datang ..!
Silakan konsultasi dengan saya.