Mark Twain si  Novelis dan Jurnalis yang Humoris
Mark Twain si Novelis dan Jurnalis yang Humoris

MARK Twain, nama samaran Samuel Langhorne Clemens. Lahir 30 November 1835, Florida, Missouri, AS — meninggal 21 April 1910. Penulis Amerika ini terkenal sebagai humoris Amerika, jurnalis, dosen, dan novelis yang terkenal karena kisah-kisah perjalanannya , khususnya The Innocents Abroad (1869), Roughing It (1872), dan Life on the Mississippi (1883). Selain itu, juga untuk kisah petualangan masa kecilnya, terutama The Adventures of Tom Sawyer (1876) dan Adventures of Huckleberry Finn (1885).

Mark Twain mulai belajar menulis dan membuat gambar sketsa pada 1851 ketika kakak laki-lakinya, Orion, membeli Hannibal Journal. Nah, di sini Twain mulai bekerja sebagai juru ketik. Kadang-kadang, ia menyumbangkan sketsa dan artikel ke Jurnal. Beberapa sketsa awalnya, seperti “The Dandy Frightening the Squatter” (1852), beredar di surat kabar lokal.

Twain dibesarkan di Hannibal, Missouri, yang kemudian menjadi latar bagi novel Tom Sawyer dan Huckleberry Finn. Selain bekerja di koran milik kakaknya, Twain pernah menjadi juru mudi perahu sungai di Sungai Mississippi sebelum menuju barat untuk bergabung dengan Orion di Nevada. Sebelumnya dia juga pernah bekerja sebagai penambang.

Menulis yang dikuasai

Kisahnya yang lucu, “The Celebrating Jumping Frog of Calaveras County“, diterbitkan pada tahun 1865, berdasarkan cerita yang dia dengar di Angels Hotel di Angels Camp, California, tempat dia menghabiskan waktu sebagai penambang. Cerpen itu menarik perhatian internasional dan bahkan diterjemahkan ke dalam bahasa Prancis.

Selama masa hidupnya Mark Twain menulis lebih dari 20 novel. Novel-novelnya yang paling terkenal di antara, ya itu tadi, The Adventures of Tom Sawyer (1876) dan Adventures of Huckleberry Finn (1884). Juga menulis banyak cerita pendek, terutama ” The Celebrating Jumping Frog of Calaveras County ” (1865).

Mark Twain meninggal pada 21 April 1910. Tulisan terakhir yang dia lakukan, menurut catatan Britanica.com, adalah sketsa lucu “Etiquette for the Afterlife: Advice to Paine.” Sketsa itu diterbitkan 85 thun kemudian, yaitu pada tahun 1995.

Mark Twain menjadi pembenaran atas nasihat: menulis yang kamu kuasai. Banyak novelnya bersandar dari pengalamannnya sendiri. Tentu saja, dia amat menguasai dan memahami apa yang ditulisnya. Mau dong kayak Mark Twain.

Mark Twain si Novelis dan Jurnalis yang Humoris
Tagged on:                 

7 thoughts on “Mark Twain si Novelis dan Jurnalis yang Humoris

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Hello, selamat datang ..!
Silakan konsultasi dengan saya.