pandemi covid-19

Pandemi Covid-19 belum juga menyingkir. Memang, sudah ada vaksinasi yang dilakukan pemerintah. Namun, jumlah orang divaksinasi masih tidak signifikan dengan jumlah orang yang belum divaksin. Artinya, bayangan untuk benar-benar bebas dari Covid-19 masih belum terlalu jelas.

Saya jadi teringat buku yang ditulis Chairman The Futuristic Institute, Jason Schenker. Buku ini menawarkan perspektif futuris tentang potensi perubahan jangka panjang, tantangan, dan peluang yang selama mengalami pandemi COVID-19 selama lebih dari satu tahun. Ada semacam prediksi untuk lusinan bidang dan industri penting, termasuk masa depan pekerjaan, pendidikan, perawatan kesehatan, rantai pasokan, dan banyak lagi.

“Dipersembahkan bagi mereka yang mempersiapkan masa depan setelah COVID-19,” itu yang tertulis dalam halaman persembahkan buku yang bertajuk The Future After COVID: Futurist Expectations for Changes, Challenges, and Opportunities After the COVID-19 Pandemic. Buku ini lalu diindonesiakan dengan judul Masa Depan Dunia setelah COVID-19: Perubahan, Tantanga, dan Peluang di Berbagai Sektor kehidupan Pascapandemi.

Dampak pandemi COVID-19

COVID-19 memiliki dampak yang belum pernah terjadi sebelumnya pada bisnis, ekonomi, dan masyarakat. selama bertahun-tahun dan dekade mendatang, Ini akan mempengaruhi cara kita bekerja dan seperti apa industri yang berbeda di masa depan.

pandemi-1

Buku ini merupakan sebuah upaya untuk mengintegrasikan lanskap yang berubah cepat terkait COVID-19 dengan ekspektasi dan strategi jangka panjang. Buku ini dikembangkan dengan dengan data terkini, sehingga beberapa realitas, potensi dampak di masa mendatang, dan relevansi topik dapat berubah dengan cepat. Ini memang sedikit berisiko. Tapi itu sangat berharga!

Mengapa? Karena masyarakat perlu memiliki kerangka kerja futuris untuk mempertimbangkan potensi dampak jangka panjang wabah COVID-19, penyebaran penyakit, tantangan perawatan kesehatan, dampak ekonomi, adaptasi pekerjaan, potensi dampak pada kebiasaan konsumsi, dan dinamika lainnya. Ada 21 isu yang dibahas dalam buku ini.

Perubahan setelah pandemi COVID-19

pandemi-3
Masa depan Dunia Setelah COVID-19 (Jason Schenker)

Buku yang diindonesiakan Penerbit Alvabet ini berukuran agak kecil dibandingkan ukuran buku pada umumnya. Namun, isinya tidaklah umum. Beberapa prediksi yang ditulis Schenker dalam buku ini agaknya perlu diperhat

Masa depan properti atau realestat. Menurut Schenker, properti termasuk paling terdampak pandemi COVID-19 . Analisisnya menyebutkan, bakal berkurangnya permintaan kantor komersial dan ruang ritel. Yang bertambah adalah permintaan gudang dan ruang distribusi. Yang anjlok adalah harga perumahan karena kelebihan pasokan.

Masa depan perjalanan wisata. Bisnis perjalanan wisata mendapat pukulan telak oleh pandemi COVID-19. Perjalanan dengan menggunakan kapal yang memuat banyak penumpang sudah tidak menarik. Itu karena adanya anjuran distancing social dan ketakutan terjangkit COVID-19. Menurut Schenker, para calon wisatawan akan lebih menempuh perjalanan darat ketimbang dengan pesawat atau kapal laut.

Masa depan pekerjaan. Schenker menulis, akibat COVID-19 banyak perusahaan menerapkan pekerjaan jarak jauh. Itu juga nampaknya akan terus diterapkan meskipun pandemi COVID-19 sudah berlalu. Agaknya ini juga sama dengan masa depan pendidikan yang menerapkan belajar jarak jauh.

Siapa penulis buku ini?

Bagaimana isi buku menurut pembaca? Liju Jose dari Amazon.com mengatakan bahwa buku Jason Schenker ini informasinya padat meskipun bukunya tipis. Selain itu, Jose juga memuji kemampuan si Schenker. “Disusun dalam beberapa minggu setelah COVID-19 merebak. Luar Biasa!” ujar Jose.

pandemi-2

Satu lagi, yang juga dari Amazon.com, Jason Davis. Menurut Davis, “Jason melakukan pekerjaan yang hebat untuk menganalisis setiap elemen dan melangkah lebih jauh untuk membuat Anda berpikir tentang efek riak COVID-19.”

Namun, sebenarnya penulis buku ini? Jason Schenker merupakan Presiden Prestige Economics dan Chairman The Futurist Institute. Bloomberg News menempatkan dia di puncak futuris finansial paling akurat di dunia. Bukan Cuma itu, Investopedia juga memasukkan Schenker dalam 100 penasihat finansial paling berpengaruh di dunia.

Buku ini diterbitkan tahun 2020, tentu saja apa yang dipaparkan masih up to date. Pandemi COVID-19 hingga kini masih juga menghantui dunia. Jika masa depan setelah pandemi COVID-19 masih gelap, paling tidak buku ini bisa menjadi cahaya agar kita tidak tersesat. Salam.

Baca juga:

  1. 3 Manfaat Penyuntingan dan Formula yang Harus Diketahui Penulis
  2. Menulis itu Gampang dan Membahagiakan, Inilah 3 Jurusnya
  3. Jangan Asal Tulis, Menulis itu Sebuah Proses
  4. Senangnya, Keahlian Menyunting Saya Bisa Membahagiakan
  5. Senangnya, Keahlian Menyunting Saya Bisa Membahagiakan
Bagaimana Masa Depan Setelah Pandemi COVID-19 ?
Tagged on:         

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Hello, selamat datang ..!
Silakan konsultasi dengan saya.