Dietmar Hesse dari Pixabay
Menulis tidak memandang gender

Menulis adalah kemampuan yang tidak ada hubungannya dengan jenis kelamin. Kemampuan menulis perempuan tidak lebih rendah dari lelaki. Begitu pula sebaliknya. Yang membedakan penulis adalah hasil tulisan yang berkualitas tinggi dan tulisan yang berkualitas rendah.

Menulis mestinya tidak bias gender. Artinya, mau lelaki, perempuan semuanya berhak untuk menulis. Toh, sudah terbukti banyak juga perempuan penulis. Di Indonesia kita bisa mengenal Nh Dini, Ayu Utami, Asma Nadia, Dewi Lestari, dan sebagainya. Nh Dini terkenal dengan novel Pada Sebuah Kapal, Asma Nadia dengan ‎Assalamualaikum, Beijing!‎, Ayu Utami dengan Saman, Dewi Lestari dengan Perahu Kertas.

Kalau penulis perempuan luar negeri juga banyak. Sebut saja JK Rowling dengan Harry Potter-nya, Agatha Christie dengan novel detektif misterinya, Danielle Steel dengan Sistes dan banyak lagi novelnya. Sebenarnya tak elok membandingkan karya kreatif dengan gender. Toh, terbukti perempuan tidak lebih rendah dari lelaki.

Namun, ada penelitian yang membandingkan kemampuan menulis perempuan dan lelaki. Bila selama ini kita selalu beranggapan bahwa kemampuan berbicara berkorelasi dengan kemampuan menulis. Orang yang cerewet pasti bisa menulis dengan baik, orang yang pendiam pasti bakal susah menulis.

Namun, yang ditemukan Price dan Graves dalam penelitian pada 1980 menunjukkan hal berbeda. Ternyata gender berpengaruh terhadap kemampuan keduanya. Kata Price, lelaki lebih banyak memproduksi kata ketika berbicara, perempuan lebih banyak memproduksi kata ketika menulis.

Saya bilang, itu hanya penelitian. Kenyataan, yang juga diyakini umum, bahwa perempuan lebih cerewet dibandingkan lelaki. Juga dibuktikan banyak juga lelaki yang pendiam tapi piawai dalam menulis.

Kesimpulannya, dalam menulis yang terpenting adalah kreativitas. Maupun lelaki atau perempuan kemampuan menulis dan kreativitas yang mampu menunjukkan siapa dirinya. Yang terbaik yang akan terlihat di permukaan, bukan jenis kelaminya. Salam.

Baca juga:

Menulislah tanpa Kelamin
Tagged on:             
Open chat
Hello, selamat datang ..!
Silakan konsultasi dengan saya.