pantun gokil
Pantun gokil seperti Charlie Caplin /Flickr

Buat gaul, kita butuh startegi, salah satunya pakai pantun gokil. Gampang kok bikinnya. Enggak percaya? Simak saja.

Pantun gokil gampang banget bikinnya. Aku pikir daripada kamu membeli buku kumpulan pantun gokil untuk SMS mendingan bikin sendiri. Soalnya, aku yakin pasti kita semua sudah tahu bagaimana cara bikin pantun.

pantun gokil-1

Emang sudah tahu, tapi pantun gaul yang gokil yang sering buat SMS-an kan berbeda caranya? Aku langsung menyambar: berbeda dari hongkong, sama lagi. Soalnya, yang namanya rumus itu enggak bakal berubah. Rumus pantun di mana pun pasti a-b-a-b atau untuk pantun pendek (carmina) a-b. Sini aku kasih contoh.

  • Apa guna berkain batik
    Kalau tidak dengan sujinya
    Apa guna beristri cantik
    Kalau tidak dengan budinya

Bunyi sajaknya a-b-a-b. Lihat kata terakhir dari setiap larik ujung hurufnya selang-seling. Batik (k), sujinya (a), cantik (k), budinya (a). Paham kan? Paham. Cuma kalau ngasih contoh yang gaul dong, jangan mengukur diri kamu sendiri yang jadoel. Ah, aku ngambil napas dulu, menahan diri atas komentar temanku yang enggak pakai perasaan.

Oke, aku tadi cuma mau mengetes, kamu tahu enggak kalau itu pantun nenek moyang kita. Tapi, sebenarnya aku belum selesai menjelaskan soal pantun. Kalau kamu memaksa, ya sudah, aku kasih contoh yang gaul. Lihat baik-baik ya!

  • Terwelu dekil ketiban palu
    Beli yoyo sama perempuan
    Gue suka kegokilan lu
    Ayo kita ketemuan

Ayo kita lihat formula pantun gokil  di atas. Huruf akhir dari kata di setiap barisnya adalah u-n-u-n. Berarti ini benar-benar pantun. Soalnya kalau huruf akhirnya bukan bersajak a-b-a-b tapi a-b-c-d-e namanya bukan pantun.

Nah, yang perlu kamu tahu, pantun itu sebenarnya terdiri dari dua bagian, yaitu: sampiran dan isi. Sampiran berfungsi sebagai pengantar saja, karena itu letaknya pada dua baris pertama. Dari dua pantun kita di atas sampirannya adalah:

  • Apa guna berkain batik
    Kalau tidak dengan sujinya
  • Terwelu dekil ketiban palu
    Beli yoyo sama perempuan

Bagian isinya

  • Apa guna beristri cantik
    Kalau tidak dengan budinya
  • Gue suka kegokilan lu
    Ayo kita ketemuan

Jadi sampiran bersajak a-b dan isinya bersajak a-b. Makanya, lengkapnya pantun bersajak a-b-a-b.

Terus, bagaimana hubungan antara sampiran dan isi? Hubungannya baik-bak saja tuh. Jangan bercanda. Yup, kita serius. Secara umum sih sampiran cuma berfungsi sebagai pengantar. Tapi, yang dipentingkan adalah persamaan bunyinya. Kita lihat contoh lagi.

  • Kue bolu campur siomai
    Bolunya pake sakarin
    Adik lu emang bohai
    Boleh dong gue pacarin
  • Anak belalang dikira yuyu
    Yuyu makannya delima
    Gue mau bilang ailapyu
    Apa lu mau terima

Pantun gokil  penembak nekat ini kita bedah yuk! Eit, main bedah aja, izin dulu sama keluarganya. Taela, ini bukan mau operasi tapi kita pengen lihat lebih seksama dua pantun di atas.
Yang namanya sampiran sebenarnya enggak mesti berhubungan sama isi. Yang penting adalah bunyi akhirnya. Misalnya, pantun pertama kita ganti sampirannya.

  • Gajah berbulu punya belalai
    Belalainya baru dipendekin
    Adik lu emang bohai
    Boleh dong gue pacarin

Artinya, sampiran sama isi enggak ada hubungannya. Sampiran bisa diganti apa pun. Tapi, biarpun begitu, kita cari paling enggak ada kata yang bunyinya hampir sama di tengah sampiran dengan di tengah isi.

Misalnya, di pantun gokil di atas yang isinya berbunyi “adik lu emang bohai” sampirannya kita upayakan memiliki bunyi atau sajak yang hampir sama. Karena itu di sampiran ada kata bolu atau berbulu biar bunyinya sama dengan bunyi lu di isi. Juga pada pantun kedua, isinya yang berbunyi “gue mau bilang ailapyu/apa lu mau terima”, sampirannya kita cari kata belalang dan makannya. Belalang bunyi lang-nya sama dengan lang pada kata bilang pada isi; makannya bunyi ma-nya sama dengan ma pada mau diisi. Sudah ah, lihat sendiri pantun di atas. Kolokan amat sampai harus ditunjukin terus.

Tapi, kalau enggak berupaya disama-samakan bunyinya juga enggak apa. Pren, begitu dong, memberi alternatif biar enggak bikin aku bingung. Iya, iya, kita lihat saja contoh berikut.

  • Main-main di atas bukit
    Di atas bukit ada kuburan
    Kamu cantiknya emang selangit
    Mau enggak kita pacaran
  • Kedondong dimakan katak
    Mengkudu enggak ada yang doyan
    Tak gendong sampai ngakak
    Tapi jangan ketagihan

Pantun gokil di atas hanya semata-mata mengandalkan kesamaan sajak di akhir baris. Pantun seperti enggak apa-apa, tapi secara bunyi atau sajak jadi seperti tidak ada hubungannya sama sekali.

Pantun kilat

Awas. jangan terus tanya, kok, bukan pantun petir atau pantun halilintar? Kalau bertanya seperti itu salah besar, bukan salah kecil ya. Soalnya—soal melulu, mentang-mentang guru—yang dimaksud pantun kilat, itu sama saja dengan pantun pendek. Kalau ngomong pantun pendek, aku terasa mengatai diri sendiri. Tapi, begitulah istilah yang ada.

pantun gokil-2

Pantun kilat disebut juga carmina. Kenapa carmina disebut juga pantun pendek—ya, ngatain diri sendiri lagi…. Karena pantun ini hanya terdiri dari dua baris. Rumus sajak si carmina a-a.

Pantun kilat inilah yang paling banyak dipakai. Para pelawak juga demennya memakai pantun kilat ini karena kepraktisannya. Oh, aku baru tahu tuh. Diam ah, kalau bodoh jangan dipamerin. Pren, nih aku kasih contoh pantun kilat.

  • Makan ati sama pepaya
    Hati-hati dia buaya
  • Ada itik naik ke awan
    Eh, cewek cantik masih perawan
  • Cari mangga pake senter
    Mau enggak gue anter

    Lihat saja, kamu bisa lihat enggak. Sajaknya memang berumus a-a. Nah, sudah bisa kan membuat pantun gokil.

Bisa juga buat SMS

Pantun gokil  juga bisa buat SMS. Kalau pengen mengajak cewek atau cowok kamu kencan ini ada beberapa pantun yang bisa dikirim lewat SMS.

  • Makan sekoteng sampai seton
    Hai ganteng, yuk kita nonton
  • Kepala peyang ketiban duren
    Eh, dipatok ular berbisa
    Hai sayang, gue udah keren
    Kita makan di tempat biasa
  • Di bungalo ada rayap
    Rayapnya enggak punya gigi
    Kalau memang sudah siap
    Gue jemput sebentar lagi
  • Gelatik berdiri di atas karang
    Cantik, kita pergi sekarang

Itu kan pantun gokil  untuk mengajak kencan. Kalau aku mau mengucapkan selamat ulang tahun bagaimana? Ya, bikin dong, kan sudah diajari bagaimana cara membuat pantun.

Sudah kamu kasih contoh dulu, aku tuh belum pe-de kalau bikin pantun sendiri. Lagian apa susahnya sih bikin pantun buat ngasih contoh.

Oke, nih beberapa pantun buat keperluan kamu mendekati si dia, pokoknya aku kasih contoh agak banyak. Ayo, bilang terima kasih!

Beberapa contoh pantun
1. Pantun gokil ucapan selamat

Si mamat mabuk kepayang
Selamat ulang tahun sayang

Di kramat ada manohara
Selamat ya jadi juara

Si mamat makan daun waru
Selamat menempuh hidup baru

Hemat bikin susah payah
Selamat dah jadi ayah

Semut mati di tempayan
Selamat ya udah jadian

Jaka sembung sakit gigi
Selamat ya nyambung lagi

Beli pepaya di pulau buru
Selamat ya mama papa baru

2. Pantun gokil  rayuan maut/penembakan
  • Kue donat kena tinta
    Eh, donatnya dimakan tamu
    Gue ini benar-benar cinta
    Cuma cinta sama kamu
  • Minum jamu suam kuku
    Cuma kamu di hatiku
  • Harimau nyakar pake kuku
    Mau enggak jadi pacarku
  • Nyimpen yoyo di tempayan
    Ayo dong kita jadian
  • Burung gelatik masuk comberan
    Cantik, ayo dong kita pacaran
  • Dulu tinta sekarang pita
    Dulu cinta sekarang juga cinta
  • Kalau ada tinta, buang ke tempayan
    Kalau emang cinta, boleh kita jadian
  • Soang sukanya minum jamu
    Soalnya, aku cinta padamu
  • Orang Sunda kena paku
    Dinda terimalah cintaku

Gokil pakai pantun enggak bakal bikin kamu kayak caplin. Apa sebab? Bikin pantun enggak gampang, Masih pakai otak. Bukan ngecaplin asal bikin orang ketawa. Kalau sudah bisa bikin, apalagi contohnya di sini berjibun, langsung aja action.

Lagi pula, seperti kata orang, lebih baik ngasih kail daripada ikannya. Nah, aku sudah ngasih kail, malah sama umpannya sekalian. Sana pergi mancing, siapa tahu dapat ikan gede. Kalau sudah dapat, kita makan bareng-bareng, he he he….

Baca juga:

Pantun Gokil Enggak Bikin Caplin
Tagged on:             

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Hello, selamat datang ..!
Silakan konsultasi dengan saya.