Satya Tiwari dari Pixabay

Mengapa ada benar dan salah dalam menulis kata? Kita menulis kemarin dibilang kurang tepat, yang baku kemarin. Kita menulis sekadar, kurang benar karena yang betul sekadar. Padahal, orang mah mengerti maksudnya. Jadi maunya apa?

Memang, dalam komunikasi yang terpenting adalah tersampaikannya pesan secara baik. Si komunikan mengerti benar apa yang disampaikan komunikator. Orang yang saling berkomunikasi tidak peduli benar dengan ucapannya, yang terpenting mengerti. Memangnya, kalau saya menulis Saya makan telur, orang bisa salah tafsir bahwa Saya makan ayam. Enggak kan.

Setuju. Memang itu hakikat komunikasi. Di sinilah letak perbedaannya. Kalau dalam komunikasi lisan, orang tidak akan salah. Karena ada mimik, ada visual bendanya secara nyata, ada intonasi, ada gestur. Kalau dalam komunikasi tertulis itu tidak ada semua. Yang ada hanya tanda baca dan kata.

Kalau komunikasi yang penting dimengerti orang, itu bisa saja terjadi dalam komunikasi lisan. Dalam komunikasi tertulis belum tentu. Sebagai ilustrasi, kalau saya mengucapkan, Saya telur dengan suara yang tidak jelas, misalnya telur dilafalkan telul. Orang langsung paham bahwa yang dimaksud adalah bicaranya tidak jelas. Namun, ketika ditulis Saya telur, jadi tidak jelas yang dimaksud telur yang merupakan cikal-bakal ayam atau bicara tidak jelas.

Dalam bahasa lisan, meskipun kita mengeja dengan tidak tepat orang langsung paham karena dibantu oleh mimik dan kawan-kawannya . Telur yang berarti cikal-bakal ayam, tetap dipahami sebagai telor yang bermakna bicaranya tidak jelas. Dalam bahasa lisan, ejaan berperan penting. Ketika orang berkata, Saya telur bermakna dia adalah cikal-bakal ayam, namun Saya telor bermakna saya berbicara dengan tidak jelas.

Nah, itulah mengapa kita perlu mengeja dengan jelas. Ketika suatu kata tidak dieja dengan baik, bisa berakibat pesan yang disampaikan tidak sama dengan yang dimaksud komunikator. Makanya, perlu ada kata yang ejaannya benar dan ejaannya salah.

Satu lagi, penggunaan ejaan kata yang benar juga membedakan antara orang yang terpelajar dan tidak terpelajar. Dengan begitu, perihal salah dan benar dalam menuliskan kata menjadi begitu penting. Salam.

Baca juga:

Salah Benar Penting, Biar Saling Memahami
Tagged on:                 

6 thoughts on “Salah Benar Penting, Biar Saling Memahami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Hello, selamat datang ..!
Silakan konsultasi dengan saya.