Engin Akyurt dari Pixabay

Tulisan hanya terdiri dari tiga bagian: pembuka, isi, dan penutup. Ya, hanya tiga itu untuk jenis tulisan apapun. Bagaimana cara menuliskannya?

Ah, gampang itu, pertama tulis pemuka, kedua tulis isi, ketiga tulis penutup. Mudah kan. Bercanda kamu. Ya, kita serius sekarang. Pembuka, biasanya merupakan bagian perkenalan kita akan membahas masalah apa dalam tulisan tersebut.

Untuk membuka tulisan dengan cerita mengenai tokoh ataupun cerita yang menyentuh mengenai persoalan yang akan kita bahas. Kita juga bisa memulai tulisan dengan data yang relevan dengan pembahasan. Selain itu, pembukaan bisa juga dengan kutipan pendapat pakar mengenai persoalan kita, atau bisa juga pendapat orang awam selama itu menarik. Lalu, pembukaan bisa juga menggunakan isu yang aktual dalam masyarakat untuk kemudian dikaitkan dengan pembahasan kita dalam artikel yang akan kita buat.

Bagian kedua adalah isi. Bagian ini berisi pembahasan persoalan kita. Cara menulisnya bisa dengan mempertentangkan persoalan yang ada di masyarakat dengan pembahasan kita. Tentu saja untuk tulisan model begitu, kita perlu data atau pengalaman untuk berargumentasi. Bisa juga isi hanya berupa pemaparan biasa tanpa perlu argumentasi.

Bagian yang terakhir adalah penutup. Untuk menutup tulisan kita bisa dengan ajakan atau harapan kepada pembaca untuk melakukan hal-hal yang dibahas dalam tulisan itu. Misalnya,

  • Sudah terbukti menulis dengan menggunakan bahasa yang baik dapat meningkatkan kredibilitas kita. Karena itu, yuk kita cermat berbahasa.

Bisa juga dengan menggunakan kutipan.

  • Seperti dikatakan oleh Charles H. Cooley bahwa diri kita adalah apa yang orang lihat tentang kita. Karena itu, berusaha terus untuk memperbaiki diri berarti memperbaiki pandangan orang tentang kita. Salam.

Bisa juga dengan pantun.

Tidak ada yang instan. Semua harus melalui proses, berlatih dan berlatih.

Mencuri salak pasti dikejar
Pisau belati tajam pastinya
Banyak salah banyak belajar
Berlatih-latih itu kuncinya

Demikianlah, tulisan memang hanya terbagi menjadi tiga bagian. Untuk mengisinya agar tulisan kita menarik, tentu saja kita harus banyak berlatih. Memiliki pengetahuan tanpa berlatih sama saja seperti membeli ponsel tanpa tahu bagaimana menggunakannya. Salam.

Baca juga:

Semua Tulisan Cuma Terbagi Menjadi Tiga
Tagged on:                 

6 thoughts on “Semua Tulisan Cuma Terbagi Menjadi Tiga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Hello, selamat datang ..!
Silakan konsultasi dengan saya.