David Mark from Pixabay

Bagi yang aktif menulis, media mempunyai pengaruh besar terhadap pemakaian bahasa. Perkembangan dan pengembangan bahasa Indonesia memang terletak di media massa. Karena itu, ketika seseorang berniat menjadi penulis di media massa (jurnalis) sesungguhnya juga berniat menjadi seorang pejuang bahasa. Sungguh kurang elok bila seorang penulis yang jurnalis tak cakap berbahasa.

Bayangkan, setiap hari seorang penulis bergelut dengan kata dan kalimat. Sudah begitu, dia dituntut pula kreativitasnya dalam mengolah kata sehingga tidak membuat jenuh pembaca. Karena itulah kerap muncul “kata-kata baru” dari dunia jurnalistik. Ingat kata Anda, heboh, gengsi, santai. Itu adalah kreasi dari kaum jurnalis.

Kata heboh pertama kali diperkenalkan dalam kosa kata bahasa Indonesia dalam harian Abadi tahun 1953 oleh wartawan Mohammad Sjaaf. Kata Anda diperkenalkan oleh Sabirin seorang perwira TNI AU dan pertama kali dimuat di harian Pedoman tanggal 28 Februari 1957. Kata gengsi merupakan padanan dari kata prestige. Kata ini diperkenalkan oleh Rosihan Anwar pada tahun 1949.

Soedarjo Tjokrosisworo pun rajin beranalogi dengan kata-kata yang ada sehingga kita sekarang dapat memakai kata saudara-saudari, pemuda-pemudi tanpa beban. Kalau kita mau menelisik lebih jauh kita akan menemukan sederetan kata yang dipopulerkan kaum penulis jurnalis, yang dipetik dari khasanah bahasa masyarakat ataupun dengan memberi makna baru terhadap kata yang sudah mati. Sebutlah kata sadis, nyaris, ceria, tengarai, ancik, esek-esek, santai, cewek, cowok, santai,canggih.

Sosok pejuang bahasa pun diperlihatkan dengan jelas oleh Soemanang dan Soedarjo Tjokrosisworo. Dua wartawan muda inilah yang menggagas kongres bahasa pertama (1938) di Solo, Jawa Tengah. Jadi, pertama-tama bukanlah guru atau ahli bahasa yang amat peduli terhadap perkembangan bahasa sehingga perlu diadakan kongres.

Begitulah, seorang penulis yang bergelut dengan bahasa, pasti akan terpacu kreativitasnya dalam berbahasa. Karena dia akan terus menggali kata yang mampu menampung konsep yang akan disampaikan. Selain itu, penulis juga makhluk yang setia menjaga. Salam.

Baca juga:

Siapa yang Menemukan Anda, Pasti Canggih dan Heboh
Tagged on:                 

8 thoughts on “Siapa yang Menemukan Anda, Pasti Canggih dan Heboh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Hello, selamat datang ..!
Silakan konsultasi dengan saya.